Pendekatan Humanis dalam Pembelajaran Fikih

  • Hasyim STIT Al-Fattah Siman Lamongan

Abstract

Proses pembelajaran fiqih selama ini lebih terkesan menakut-nakuti peserta didik. Sehingga, cenderung berjalan monoton, indoktrinatif, teacher-centered, top-down, sentralistis, mekanis, verbalis, kognitif. Jika dalam proses pendidikan dan pembelajarannya, fiqh diajarkan sebagai sesuatu yang doktriner dan eksklusif, maka output-nya akan cenderung bersikap kaku dan eksklusif pula. Sebaliknya, jika fiqh diajarkan sebagai sesuatu yang terbuka dan dengan menonjolkan sisi-sisi akhlaq, maka hasilnya adalah manusia-manusia yang terbuka dan bisa memahami bagaimana melakukan hubungan dengan orang lain dengan segala keunikan dan keberbedaannya. Oleh sebab itu, perlu dikembangkan model pembelajaran yang menekankan humanitas dan keberagamaan. Diantaranya adalah pembelajaran fiqih tidak harus bersifat linier, namun menggunakan pendekatan muqaron, serta mengembangkan system yang harus dilakukan oleh manusia, dalam rangka berproses penyempurnaan diri pribadinya, yaitu hubungan manuisa dengan Tuhan (aspek keberagamaan) dan hubungan manusia dengan sesamanya (aspek kebersamaan) sekaligus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Hakim dan Yudi Latif, 2007, Bayang-Bayang Fanatisme; Esai-esai Mengenang Cak Nur, Jakarta : Paramadina.

Abdul Madjid, 2004, Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi, Bandung : Remaja Rosda Karya.

Adi W. Gunawan,2004, Genius Learning Strategy, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Ahmad Warson Munawwir. 1997, Kamus al-Munawir ; Bahasa Arab-Indonesia. Surabaya : Pustaka Progresif.

Amin Abdullah. 1997, Falsafah Kalam di Era Postmodernisme, Yoyakarta : Pustaka Pelajar.

Hasan Langgulung, 1986, Manusia dan Pendidikan : Suatu Analisa Psikologi Pendidikan, Jakarta : Pustaka al-Husna.

M. Arifin, 2006, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta : Bumi Aksara.

Muhaimin, 1991, Konsep Pendidikan Islam : Sebuah Telaah Komponen dasar Kurikulum, Solo : Ramadhani.

Muhaimin, 2004, Paradigma Pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurcholis Madjid, dalam Rama Furqana (ed),2002, Pendidikan Agama dan Akhlak Bagi Anak dan Remaja, Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Robert K. Slavin, 1994, Educational Pshicology: Theory into Practice, Prentice Hall: Engelwood. Baharuddin, dan Esa Nur Wahyuni, 2008, Teori Belajar dan Pembelajaran, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

T. Ibrahim dan Darsono, 2008, Penerapan Fikih untuk Madrasah Tsanawiyah, Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Wan Muhammad Nor Wan Daud. 2003, Filsafat dan Praktik Pendidikan Islam Syed M. Naquib al-Attas, (trj). Bandung : Mizan

Zainal Muttaqin dan Amir Abyan, 2007, Pendidikan Agama Islam Fiqih Madrasah Tsanawiyah, Semarang: Toha Putra.

Published
2018-03-23
How to Cite
Hasyim. (2018). Pendekatan Humanis dalam Pembelajaran Fikih . CENDEKIA, 10(01), 29-40. https://doi.org/10.37850/cendekia.v10i01.61