Pluralisme di Tengah Ambivalensi Agama

  • Malik Zuhri STIT Al-Fattah Siman Lamongan

Abstract

Kemajemukan dalam semua istilah termasuk pluralitas agama adalah kenyataan yang menjadi sunnatullah (kodrat hukum) dan tidak dapat diabaikan keberadaannya. Akibatnya, agama dan para pengikutnya menghadapi tantangan terbesar, yaitu bagaimana agama dan para pengikutnya dapat mendefinisikan diri mereka secara akurat di sekitar para penganut agama yang berbeda. Karena dalam konteks ini, agama sering terjebak dalam ambivalensi, di mana di satu sisi agama menunjukkan dengan cara yang baik atau sopan dan cara lain dan agama sisi lain menunjukkan cara yang buruk atau kasar. Karena ada kecenderungan absolutis universal yang ada dalam semua agama. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi seperti dialog untuk menjadi salah satu solusi alternatif. Salah satu metode yang diterapkan dalam dialog antara pengikut agama yang berbeda adalah menggabungkan antara metode fenomenologi dan perenialistik. Dengan cara ini, kita diundang untuk menjadi pengamat dan pendengar yang baik. Jadi, kita dapat memahami dan menghargai beragam karakter agama tanpa mengabaikan keyakinan kita.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andito (ed.). Atas Nama Agama : Wacana Agama dalam Dialog “Bebas” Konflik. Bandung: Pustaka Hidayah, 1998.

Arifin, Syamsul. Merambah Jalan Baru Dalam Beragama. Yogyakarta: Ittaqa Press, 2000.

Damanhuri. “Agar Agama Tak Lagi Jadi Sumber Bencana”. Media Indonesia. 11 Januari 2004.

Hamid Fahmy, Hamid. “Islam dan Paham Pluralisme Agama”. (http://imanov.wordpress.com/2006/12/02).

Hidayat, Komaruddin dan Muhammad Wahyuni Nafis. Agama Masa Depan: Perspektif Filsafat Perennial. Jakarta: Paramadina, 1995.

Huxley, Aldous. The Perennial Philosoph. New York: Harper & Row, 1945.

Kamdani (ed.). Agama Untuk Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000.

Kimball, Charles. Kala Agama Jadi Bencana. Terj. Nurhadi dari When Religion Becomes Evil. Bandung: Mizan, 2003.

Madjid, Nurcholish. Islam, Doktrin dan Peradaban: Sebuah Telaah Kritis Tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan dan Kemodernan. Jakarta: Paramadina, 1992.

Marwah Atmaja, Isngadi. “Agama dan Bingkai Dunia”. Kompas. 12 Januari 2004.

Ridwan, Wawan. “Kritik Bagi Agama”. Pikiran Rakyat. 15 Maret 2004.

Sabri, Mohammad. Keberagamaan Yang Saling Menyapa. Yogyakarta: Ittaqa Press, 1999.

Zaini Dahlan, Faisal. “Pluralitas Yes, Pluralisme No”. (http://www.freelist.org/archives/ppi/09-2005/msg00353.html.

Published
2017-10-23
How to Cite
Malik Zuhri. (2017). Pluralisme di Tengah Ambivalensi Agama. CENDEKIA, 9(02), 113-126. https://doi.org/10.37850/cendekia.v9i02.54